Materi Migas 6 Proses Pengolahan Minyak Bumi Secara Singkat

6 Proses Pengolahan Minyak Bumi Secara Singkat

866
2
Proses Pengolahan Minyak Bumi

Pernahkah Anda berpikir dari mana asalnya bahan bakar yang selama ini Anda pakai sebagai energi dari kendaraan seperti motor dan mobil Anda saat ini?

Tentunya pernah Anda berpikir bahwa itu berasal dari bahan-bahan kimia yang dipadukan menjadi satu sehingga tercipta menjadi bahan bakar.

Boleh saja Anda berpikir seperti itu tetapi untuk lebih tepatnya, semua energi seperti bahan bakar kendaraan yang ada saat ini adalah hasil pengolahan dari minyak bumi yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun.

Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan sumber daya, salah satunya tentu saja minyak bumi, kita tidak perlu impor dari luar negeri kalau soal minyak bumi karena sudah memiliki ladangnya sendiri.

Nah penasaran seperti apa sih minyak bumi itu dan bagaimana proses pengolahannya sendiri? Mari simak artikel ini hingga selesai.

Perlu untuk Anda ketahui sejak dini bahwa minyak mentah yang belum bisa dipakai untuk bahan bakar dan sumber energi berasal dari minyak bumi yang keberadaanya saat ini sangat penting untuk negara kita Indonesia.

Jumlah orang yang memiliki kendaraan semakin hari semakin mengalami peningkatan yang besar jadi sangat wajar kalau tambahan bahan setiap tahunnya selalu naik.

Proses pembuatan minyak bumi ini bukanlah sesuatu yang mudah hanya butuh beberapa saat saja, melainkan membutuhkan wakt yang begitu lama hingga perlu adanya pelestarian sumber daya alam yang setiap hari kian menipis.

Kandungan dari minyak bumi ini sendiri merupakan campuran dari beberapa senyawa seperti Hidrokarbon yang sebagian besar di kombinasi oleh Alkana.

Nantinya minyak bumi yang berhasil disuling ini akan terbagi menjadi beberapa jenis bahan bakar tertentu sesuai dengan kebutuhannya seperti contoh minyak tanah, besin dan lain-lain.

Jadi minyak bumi ini peranannya sangat penting untuk kehidupan masyarakat khususnya di Indonesia.

Proses Pengolahan Minyak Bumi Secara Lengkap

Agar minyak bumi bisa dmanfaatkan sebagai bahan bakar suatu kendaraan dan kebutuhan dari rumah tangga, maka harus melewati beberapa tahap proses sehingga hasil yang didapatkan benar-benar memiliki komposisi yang tepat sehingga aman untuk dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

1. Proses Destilasi

Pada tahap pertama pengolahan minyak bumi ini disebut dengan destilasi yaitu sebuah proses pemisahan fraksi-fraksi yang ada di dalam minyak mentah atau minyak bumi itu tadi. Proses pemisahan ini harus benar-benar berada pada titik didih tertentu sehingga tidak bisa dilakukan dengan cara sembarangan, dibutuhkan tabung dengan ukuran yang besar dan tinggi serta harus kedap udara.

Minyak mentah ini akan dipanaskan hingga 370 derajat celcius dan kemudian fraksi-fraksi ini akan terpisah dengan sendirinya dan menempati pada bagian atas tabung, selanjutnya untuk fraksi dengan titik didih rendah akan menempati pada tabung bagian dasar. Hasil dari proses detilasi ini sendiri adalah mulai dari gas, bensin, minyak tanah, diesel, lilin, aspal dan oli.

2. Proses Cracking

Proses Destilasi

Pada tahap kedua ini adalah proses pengolahan minyak bumi untuk menguraikan molekul-molekul yang berukuran besar seperti hidrokarbon menjadi molekul hidrokarbon yang jauh lebih kecil ukurannya. Proses ini melalui tiga tahapan:

  • Thermal Cracking: Proses pemecahan rantai senyawa menjadi rantai yang lebih panjang melalui proses katalis atau pemanasan. Suhu yang dipakai pada proses ini mencapai 800 derajat celcius dengan tekanan 700 kpa.
  • Catalytic cracking: Pada tahap ini adalah proses dengan memakai suhu yang lebih rendah, proses ini mengubah katalis menjadi media cepat dan laju fraksi.
  • Hidrocracking: Selanjutnya proses ketiga adalah mengkombinasi dari proses thermal cracking dan catalytic cracking untuk mengashilkan suatu senyawa yang jenuh. Proses ini dilakukan dengan tekanan suhu yang tinggi, hasil dari proses ini adalah bahan bakar jet dan bensin. Kelebihan dari proses ini sendiri adalah memiliki kandungan sulfur yang nantinya akan diubah menjadi senyawa hidrogen sulfida.

3. Proses Rerfoming

Pada proses berikutnya dari pengolahan minyak bumi adalah proses reforming yaitu proses merubah struktur pada molekul fraksi menjadi molekul yang berkualitas dan bermutu baik. Pada proses ini akan menggunakan katalis dan proses pemanasan. Proses ini juga biasa disebut dengan proses isomerasi.

4. Proses Polimerasi dan Alkilasi

Pada tahap ke empat ini adalah proses perbaikan atau perubahan struktur molekul fraksi, proses ini adalah tahapan untuk menambahkan jumlah atom pada suatu suhu fraksi sehingga molekel dari sebuah fraksi ini menjadi panjang dan kemudian bercabang.

Baca juga: Pengertian Bahan Bakar Biodiesel B30

Nah proses alkilasi ini menggunakan tambahan katalis asam kuat seperti H2SO4, HCL atau Asam Lewis. Sedangkan untuk proses polimerasi ini adalah proses penggabungan antara molekul kecil menjadi molekul yang lebih besar dalam sebuah fraksi sehingga mutu produk jauh lebih baik lagi.

Jadi tahapannya yang benar mulai dari tahapan Alkilasi dan kemudian dilanjutkan ke tahap Polimerasi sehingga membentuk suatu molekul fraksi yang panjang dan mutunya meningkat drastis.

5. Proses Treating

Pada tahapan kelima dari pengolahan minyak bumi ini disebut dengan tahapan proses treating yaitu pemurnian dari Fraksi minyak bumi yang sudah melalui 1-4 tahapan diatas.

Bahan-bahan yang nantinya dihilangkan dari proses treating ini adalah bahan yang tidak sedap, dihilangkan melalui proses copper sweetening and doctor treating, sedangkan lumpur dan warna dihilangkan dengan proses deasplhalting dan terakhir melalui proses desulfurizing.

Intinya dari proses ini adalah membuang bahan-bahan yang tidak memberikan mutu baik dan berkualitas. Jadi proses ini akan meningkatkan produksi minyak mentah yang berkualitas lebih baik.

6. Proses Pengolahan Minyak Bumi Blending

Tahapan terakhir dari pengolahan minyak bumi agar menjadi bahan bakar yang bisa di pakai sehari-hari adalah tahap blending. Merupakan tahapan untuk meningkatkan kualitas produk siap pakai dengan cara menambahkan bahan-bahan adiktif ke dalam fraksi minyak bumi.

Salah satu bahan yang dipakai adalah TEL (tetra ethyl lead). Merupakan bahan adiktif yang bisa meningkatkan oktan besin sehingga semakin besar tingkatan oktan maka semakin bagus kualitasnya.

Hasil Proses Pengolahan Minyak Bumi

Minyak mentah hasil pengolahan ini nantinya akan menghadirkan produk-produk siap pakai yang tentunya sangat bermanfaat dan berguna untuk semua orang. Contoh hasil olahan minyak bumi adalah sebagai berikut:

1. LPG: Hasil olahan minyak bumi yang dipakai sebagai bahan bakar rumahan untuk memasak.

2. Bensin: Produk yang dipakai untuk bahan bakar kendaraan seperti motor dan mobil.

3. Kerosin: Bahan bakar yang biasanya di pakai masyakarat sebagai kebutuhan untuk menyalakan api pada arang.

4. Solar: Bahan bakar diesel yang digunakan sebagai pembakaran mesin diesel baik industri atau kendaraan.

Sampai di sini dulu informasi mengenai cara lengkap proses pengolahan minyak bumi menjadi produk-produk dengan manfaat yang tinggi. Sekian dan Terimakasih.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here