Materi Migas Jabatan dan Tugas Pekerja Rig Pemboran

Jabatan dan Tugas Pekerja Rig Pemboran

523
0
Jabatan Tugas Pekerja Rig

Dalam suatu operasi pemboran minyak dan gas, membutuhkan jabatan dan tugas pekerja rig yang menguasai pekerjaan berdasarkan bidangnya masing-masing serta berpengalaman.

Jabatan dan Tugas Pekerja Rig Pemboran (Drilling Rig Crew)

Setiap pekerja yang ada di rig memiliki tugasnya masing-masing. Berikut ini bidang serta tugas dari pekerja yang ada di rig (drilling rig crew).

1. Company man

Merupakan perwakilan dari perusahaan yang bertugas langsung di tempat operasi pemboran. Company man adalah orang yang memutuskan segala kebijakan perusahaan selama berlangsungnya operasi pemboran.

2. Tool pusher

Tool pusher adalah perwakilan yang ditunjuk oleh kontraktor dalam melaksanakan kegiatan operasi pemboran. Tool pusher adalah pekerja yang menguasai perlengkapan anjungan dan permesinan.

3. Driller

Pekerja yang melakukan operasi pemboran secara langsung melalui meja pengontrol dan peralatan penunjang yang berada di dekat drawworks. Peralatan tersebut yang membantu driller dalam melakukan kegiatan pemboran seperti proses pemutaran dan pengangkatan pipa.

4. Derickman

Membantu driller dengan cara mengatur pipa pemboran yang diletakkan pada bagian atas rig pemboran. Derickman akan membantu dalam menghubungkan pipa yang telah dipersiapkan dengan peralatan pemboran.

5. Rotary helper

Rotary helper adalah pekerja yang bertugas dalam menangani peralatan pemboran baik yang akan dimasukan atau dikeluarkan dalam lubang pemboran. Rotary helper biasanya terdiri dari dua atau tiga orang pekerja.

6. Motor man

Motor man adalah orang yang bertanggung jawab dan bertugas menangani prime mover agar kebutuhan daya yang digunakan di seluruh unit pemboran dapat terpenuhi.

7. Rig mechanic

Jika atau tanpa terjadi kerusakan, maka rig mechanic akan memeriksa, memelihara dan memperbaiki peralatan mekanik pada rig.

8. Rig electrician

Bertanggung jawab dalam pemeriksaan, pemeriharaan pada generator listrik serta sistem pendistribusian agar dapat selalu menunjang operasi pemboran yang sedang berlangsung.

9. Mud engineer

Mud engineer adalah orang yang menentukan dan memeriksa sifat-sifat dan jenis fluida pemboran yang sesuai dengan formasi yang sedang dibor.

10.Mud logger

Mud logger memiliki fungsi yang cukup penting sebagai tempat pengawasan dan pengumpulan data selama operasi pemboran berlangsung. Tugas mud logger yaitu menilai formasi yang ditembus berdasarkan kedalaman tertentu melalui serpihan pemboran (cutting). Mud logger juga bertugas untuk memantau dan memberi informasi serta peringatan kepada Driller, Mud Engineer dan Company Man tentang informasi sumur pemboran.

11.Casing and cementing crew

Bertugas merencanakan, mengoperasikan dan memelihara berbagai peralatan yang digunakan selama operasi pemasangan casing maupun cementing.

12.Wellsite Geologi

Hampir sama seperti companya man, wellsite geologi juga merupakan wakil dari perusahaan yang ditugaskan untuk mengawasi operasi pemboran agar sesuai dengan target yang direncanakan, juga menangani pemantauan dan pelaporan seputar geologi.

13. Offshore Installation Manager (OIM)

Bertanggung jawab atas semua operasi di rig dan orang yang menyetujui izin kerja (PTW) untuk bekerja dengan cara yang aman.

14. Safety Officer

Safety officer adalah orang yang bertanggung jawab atas keamanan para pekerja yang ada di rig. Safety office akan memeriksa dan mengecek kelengkapan peralatan keamanan yang digunakan oleh para pekerja.

15. MWD/LWD Engineers

Orang yang berperan penting dalam menangani operasi Measurement / Logging While Drilling untuk menyediakan data deviasi, arahan dan logging listrik saat pengeboran. Sehingga derajat arah pemboran dapat sesuai sebagaimana yang direncanakan.

16. Directional Driller

Bertugas menangani pemboran derectional (terarah) dalam pengeboran.

17. Coring

Adalah orang yang bertugas untuk menangani dan memeriksa coring.

18. Electric Loggers

Orang yang bertugas dalam menangani peralatan yang berfungsi untuk mengecek dan memeriksa formasi yang telah ditembus. Pekerjaan ini bisa dilakukan saat pemboran berlangsung atau setelah pemboran, tergantung peralatan logging yang digunakan.

19. Casing Operation

Bertugas dalam menangani pemasangan casing ke dalam sumur.

20. Cementer

Orang yang bertugas dalam operasi penyemenan.

21. Completion Engineer

Bertugas dalam pemasangan tubing agar sesuai dengan kedalaman yang telah direncanakan.

22. Solid Control

Bertugas dalam menangani peralatan yang digunakan dalam operasi pengontrol padatan (solid control). Agar lumpur pemboran tidak terpengaruh dengan padatan yang ada dalam lumpur tersebut.

23. Medic

Merupakan petugas medis yang bertugas dalam menangani jika terjadi keadaan darurat yang membutuhkan perawatan medis, juga sebagai dokter yang bertugas ketika ada pekerja rig yang sedang dalam keadaan sakit.

24. Leason Officer

Bertanggung jawab atas legalitas kegiatan di rig.

25. Catering Crew

Pekerja yang bertugas dalam memasok dan menyediakan makanan kepada seluruh pekerja yang ada di rig.

26. Barge Crew

Pekerja yang bertugas di tongkang.

27. Crane Operator

Operator crane yang bertugas untuk mengoperasikan crane dalam mengangkat peralatan ke atas rig. Untuk rig offshore, crane operator juga dapat menangani pengangkatan persediaan makanan ataupun perlatan lainnya yang diangkat dari kapal dan dipindahkan ke rig.

28. Pumpman

Bertugas dalam menangani dan merawat pompa dan pit.

29. Roughneck

Bertugas dalam menangani pipa dan operasi di lantai rig. Roughnech adalah orang yang langsung berhubungan dengan peralatan yang akan dimasukan ke dalam lubang pemboran seperti pipa pemboran.

30. Roustabout

Pegangan rig pengeboran, orang yang menangani operasi di geladak (lepas pantai) atau tanah (onshore).

31. Marine Crew

Marine Crew adalah pekerja yang ada di rig offshore yang bertanggung jawab atas kegiatan kelautan di rig.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa setiap pekerja di rig pemboran (drilling rig crew) memiliki tugas dan jabatan yang berbeda-beda, namun tetap memiliki tujuan yang sama yaitu suksesnya operasi pemboran yang dikerjakan.

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here