Materi Bahasa Indonesia Cara Membuat Cerpen dengan Tata Cara yang Benar

Cara Membuat Cerpen dengan Tata Cara yang Benar

29
0
Cara Membuat Cerpen

Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek yang mungkin anda sendiri sudah pernah membacanya dan memiliki keinginan untuk membuat cerpen sendiri yang lebih menarik dan bisa populer kedepannya.

Namun yang perlu untuk anda ketahui di sini, cara menulis atau membuat cerpen itu tidak semudah yang anda pikirkan bermodalkan karangan ataupun imajinasi semata, dibutuhkan juga beberapa kerangka, struktur dan tata cara yang benar agar cerpen karya anda bisa di hargai banyak orang nantinya.

Biasanya orang-orang yang ingin membuat cerpen ini diberi tugas dari sekolah, kampus atau memang semata-mata ingin membuat kisah/karangan cerpen berdasarkan imajinasi dan kreatifitas diri sendiri.

Cara Membuat Cerpen Berdasarkan Tata Cara dan Kerangka Yang Benar

Menurut beberapa ahli sastrawan seperti Andri Wicaksono, cerpen banyak sekali diartikan sebagai cerita fiksi dengan prosa yang singka dan pendek, menurutnya jalan cerita dari cerpen ini sendiri berpusat pada satu pokok peristiwa tertentu.

Nah sedangkan menurut Drs. Joko Untoro, mengibaratkan cerpen ini sebagai karangan pendek dengan bentuk proses terbatas saah satu unsur yang harus ada di dalmanya tentu saja fiksi dan aspek yang singkat, karena cerpen ini sejatinya adalah sastra pendek yang bisa dibuat oleh siapapun.

Jadi untuk kesimpulannya sendiri dari awal artikel ini, cerpen merupakan salah satu jalan cerita yang mempaparkan suatu kisah tentang toko dengan komplik tertentu yang disajikan secara pendek, lugas dan lengkap.

Ada baiknya kalau anda memang ingin membuat sebuah cerpen atau cerita pendek, kami akan membagi artikel ini menjadi beberapa bagian agar anda jauh lebih paham mengenai apa itu cerpen dan bagaimana cara membuatnya.

  1. Ciri – ciri cerpen yang wajib di ketahui
  2. Macam-macam jenis cerpen
  3. Syarat penulisan cerpen
  4. Cara membuat cerpen berdasarkan tara cara yang lengkap

Dari keempat poin diatas, kami harap setelah anda membaca artikel ini sudah paham seperti apa cara membuat cerpen berdasarkan tata cara yang benar dan lengkap. Mari kita mulai dari poin pertama.

Ciri-ciri Cerpen Yang Benar dan Wajib Anda Ketahui

Cerpen sendiri memiliki ciri yang tidak bisa di tirukan oleh karya sastra lainnya, boleh dikatakan kalau cerpen ini karya sastra yang bisa dibuat dengan mudah asalkan tetap ada unsur-unsur penting di dalamnya. Berikut ini adalah ciri-ciri cerpen yang benar dan lengkap.

  • Cerpen memiliki sifat yang fiktif artinya tidak nyata atau real seperti kisah-kisah yang pernah terjadi sebelumnya.
  • Jumlah kapasitas kata yang harus ada di dalam sebuah cerpen paling tidak maksimal 10.000 kata.
  • Cerpen tidak menceritakan kehidupan suatu toko yang ada di dalam cerita secara lengkap, tetapi hanya sekedar mengambil jalan cerita yang fokus pada konflik.
  • Cerpen adalah karya sastra yang memiliki bentuk lugas, singkat, padat dan jelas.
  • Masalah yang ada di dalam sebuah cerpen akan selalu ada kaitannya dengan toko utama.
  • Usahakan cerpen habis di baca oleh pembaca tidak lebih dari 1 hari, biasanya maksimal beberapa jam saja.
  • Ada pesan dan kesan mendalam dari cerpen yang dibuat.
  • Alur penulisan dari sebuah cerpen tunggal dan lurus mengalir.
  • Penokohan pemeran di dalam cerpen singkat, tidak mendalam dan sederhana.

Macam – Macam Jenis Cerpen Yang Wajib anda Ketahui

Selain ciri-ciri cerpen, ada juga macam-macam jenis cerpan yang harus anda ketahui sehingga nantinya anda bisa menentukan jenis cerpen apa yang hendak dibuat.

Berdasarkan Panjang pendeknya:

  • Cerita pendek dengan panjang jalan cerita (short, short story).
  • Cerita pendek dengan jalan cerita maksimal 1000 kata biasa disebut dengan (short story).
  • Cerita pendek yang begitu pendek (very short, short story).
  • Cerita pendek yang ditulis mencapai 10.000 kata.

Berdasarkan aliran cerpen:

  • Aliran romantisme: menceritakan tentang perasaan, segala sesuatu yang di ukur dari perasaan dan logika hanya di abaikan
  • Aliran Surealisme: menceritakan antara realitas dan angan-angan yang membawa pembaca untuk mengikuti imajinasi penulis
  • Aliran idealisme: aliran romatik berdasarkan cira-cita si pengarang cerpen semata.
  • Aliran Neonaturalisme: gabungan antara realisme dan naturalisme yang mana cerpen ini mengisahkan kisah objektif yang artinya hanya ada sisi baik atau positif yang tergambarkan secara jelas.
  • Aliran determenisme: ada unsur biologis dan lingkungan di dalamnya, biasanya jalan cerita dari cerpen ini menceritakan sekumpulan/pribadi/kelompok yang tidak percaya dengan adanya Tuhan.
  • Impresionisme: menceritakan kisah dari pengarang mengenai apa yang pertama kali dia lihat dalam sepanjang hidupnya.
  • Realisme: kalau cerpen ini menceritakan keadaan yang benar-benar sedang terjadi, tidak ada ide atau suatu karangan dari pengarang yang melebihan situasi yang terjadi.

Syarat Penulisan Sebuah Cerpen

Sedangkan untuk syarat menulis cerpen yang baik dan benar itu ada aturannya sendiri, silahkan anda simak dibawah ini.

  • Menghindari yang namanya narasi verbal atau sesuatu yang menggurui pembaca.
  • Isi dari setiap cerpen benar-benar ditulis secara jelas karena pada dasarnya cerpen sendiri tidak bisa lebih dari 10.000 kata.
  • Menghindari pengunaan kata-kata yang kurang ekonomis sehingga bisa memberikan makna tertentu.
  • Memperhatikan aspek kedalaman menulis, jangan terlalu memakai pengalaman dari seseorang yang nantinya dijadikan cerpen dramatisir.
  • Jelaskan penokohan secara jelas dan lengkap di awal cerpen.
  • Pada cerpen seringkali terjadi perbedaan sudut pandang, berikan penjelasan agar mudah di pahami.

Cara Membuat Cerpen Berdasarkan Tata Cara Yang Lengkap

Kita tahu dalam membuat karya sastra seperti cerpen ini tidaklah semudah yang dibayangkan meskipun sejatinya banyak orang yang pandai dalam bermajinasi, tetap dibutuhkan unsur, kerangka, logika dan lain sebagainya yang dikemas dalam satu kesatuan sehingga menghasilkan karya yang benar-benar menakjubkan.

Adapun tata cara penting dalam menulis sebuah cerpen ini harus disertai beberapa aspek, silahkan lihat di bawah ini.

  • Observerasi: pengamatan diawal sebelum memulai membuat cerpen, pilih satu subjek dan buatlah cerpen dari pemilihan ini. Anda juga bisa mengingat kembali suatu kejadian menarik yang mungkin bisa di jadikan kisah menarik.
  • Tentukan tema dan judul: seperti halnya menulis karya ilmiah, cerpen juga membutuhkan tema dan judul sehingga tidak terlalu luas untuk jalan ceritanya.
  • Tentukan latar: latar ini ada hubungannya dengan lokasi, waktu, suasana dan situasi
  • Menentukan dan menciptakan tokoh: toko dalam cerpen itu penting di tonjolkan, jadi usahakan untuk menciptakan tokoh yang benar-benar bisa dijalaskan dengan lengkap.
  • Ciptakan konflik: Konflik dari sebuah cerpen itu penting karena inilah inti dari sebuah cerpen yang anda buat, tanpa sebuah konflik jalan cerita akan monton dan membuat pembaca bosan.
  • Tentukan alur: alur jalannya cerita itu banyak ada yang alur maju, alur mundur dan campuran.
  • Tentukan sudut pandang: sudut padang dalam menentukan tokoh dan latar belakang, seperti orang utama “aku” atau “nama”.

Nah itulah pembahasan lengkap mengenai cara menulis cerpen sesuai dengan tata cara yang benar. Sekian dan terimakasih.

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here