Home Geothermal Mengapa Pemboran Geothermal Mencari Zona Loss?

Mengapa Pemboran Geothermal Mencari Zona Loss?

96
0
Geothermal Mencari Zona Loss

Mengapa kita harus mencari zona loss pada pengeboran geothermal? Sedangkan pada perminyakan zona loss sangat dihindari.

Sebelum lanjut lebih dalam sebaiknya kita cari tahu dulu apa yang dimaksud dengan zona loss?

Pada saat melakukan pengeboran seringkali peralatan melewati daerah rekahan. Pada saat melewati daerah rekahan tersebut lumpur akan hilang ke formasi yang menandakan bahwa daerah tersebut adalah daerah rekahan.

Tapi untuk bahasa orang lapangan sering kali menyebutnya zona loss. Jadi zona dapat dibilang sebagai daerah rekahan.

Jadi bisa diartikan seperti dibawah ini:

Rekahan = Zona loss = Masuknya lumpur pemboran ke zona tersebut (formasi).

Berikut perbedaan zona loss pada Geothermal maupun Perminyakan.

Geothermal

Zona Loss pada pengeboran geothermal adalah zona yang justru dicari, mengapa? Karena zona loss merupakan zona dimana fluida panas diproduksikan atau di injeksikan kembali kedalam formasi.

Jadi bisa diartikan bahwa zona loss (zona rekahan) merupakan zona penghubung dari sumber panas ke surface dan juga sebaliknya.

Perminyakan

Beda halnya dengan pengeboran pada perminyakan, Zona Loss dihindari karena dapat menyebabkan kerugian seperti, hilangnya lumpur pemboran, rusaknya porositas dan permeabilitas, mudah runtuhnya formasi, dll.

Bagaimana, sekarang sudah pahamkan Mengapa Pemboran Geothermal Mencari Zona Loss? Jika masih belum paham, jangan sungkan untuk ditanyakan lewat kolom komentar di bawah ini.

Tenang, jika admin tidak bisa menjawab mungkin saja pembaca lainnya yang akan menjawab pertanyaan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here